Kolaka Timur Mulai Terapkan PM-AAS, BRMP Padi Dorong Pertanian Padi Modern
Kepala BRMP Padi selaku Pendamping dalam penerapan Pertanian Modern – Advanced Agriculture System (PM-AAS). Kegiatan PM - AAS sebagai piloting project di 14 provinsi seluas 2.000 ha. Salah satunya adalah provinsi Sulawesi Tenggara, tepatnya di Kabupaten Kolaka Timur seluas 100 ha. Kepala BRMP Padi mendampingi Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian melakukan kegiatan perdana tanam padi perdana PM-AAS di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Sabtu (9/5).
Kegiatan ini menjadi bagian dari penerapan sistem pertanian modern pada areal seluas 100 hektare yang dikelola secara kolaboratif oleh tiga kelompok tani setempat, yaitu Kelompok Tani Paraikatte, Mayang, dan Mapparanru. Program ini dilaksanakan melalui pendampingan teknis intensif serta pemanfaatan teknologi pertanian untuk mendorong peningkatan efisiensi dan produktivitas padi di tingkat lapangan.
Dalam pelaksanaannya, PM-AAS di Kolaka Timur menerapkan paket teknologi budidaya padi, mulai dari penggunaan benih unggul Inbrida Mekongga, alat tanam benih langsung atau atabela, hingga dukungan alat mesin pertanian modern seperti drone dan traktor. Selain itu, penerapan teknologi juga diperkuat melalui penyediaan input produksi, antara lain dolomit, herbisida, booster tanaman, serta pola pemupukan berimbang.
BRMP Padi mendukung pelaksanaan PM-AAS melalui pendampingan teknis budidaya padi agar penerapan teknologi dapat berjalan sesuai kondisi lahan dan kebutuhan petani. Dukungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat praktik budidaya yang lebih efisien, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan hasil.
Melalui kolaborasi lintas pihak, BRMP Padi terus mendukung modernisasi pertanian padi di Indonesia. Pelaksanaan PM-AAS di Kolaka Timur diharapkan menjadi contoh penerapan pertanian modern yang lebih terukur, produktif, dan memberi manfaat nyata bagi petani.